Jumat, 07 Februari 2014

Mie-Keju Sambal Jambal Pete

Mau nambahin setoran di NCC Cheese Week, berikut hasil olahan dari homemade Mie-Keju. Mie ini merupakan perpaduan Western, Oriental dan Indonesia. Western dari Kejunya, Oriental dari Mie dan saus Sashimi-nya, Indonesia dari Sambal Jambal Pete-nya.


Mie Keju
(http://ncccheeseweeks.blogspot.com/2014/02/mie-keju-sambal-jambal-pete-by-sri-ayu.html)

Bahan:
1kg Tepung protein tinggi (cakra)
4sdm Tepung Sagu
1sdm Garam
4 butir Telor (agak besar, atau 5 yang kecil)
150ml Air
200gr Keju Cheddar, parut

Cara membuat:
1. Campur tepung terigu, tepung sagu, garam dalam wadah, buat lubang ditengah, sisihkan.
2. Pecahkan telur dalam wadah lain,kocok lepas menggunakan garpu. Tuang kocokan telur dalam lubang pada wadah tepung.
3. Aduk menggunakan tangan hingga tercampur rata.
4. Masukan air sedikit demi sedikit, uleni hingga adonan kalis/elastis (pemakaian air disesuaikan, jika dirasa kurang, dapat ditambahkan melebihi takaran atau jika dirasa cukup, air tidak perlu dihabiskan)
5. Stelah adonan kalis, masukan keju parut, uleni lagi hingga tercampur rata
6. Giling pipih beberapa kali di gilingan, hingga didapat ketebalan sesuai selera.
7. Jika agak lengket, alas/alat gilingan mie dapat ditaburi dengan tepung sagu.
8. Mie siap diolah menjadi aneka makanan.


Sambal Jambal Pete


Bahan:
200gr Ikan asin jambal, potong sesuai selera (iris tipis/bite size)
1 Papan Pete
300gr Mie Keju
3sdm Sashimi Saus (bisa diganti kecap asin)
2sdm Minyak goreng
100gr Cabe Merah + Sedikit rawit merah
5 Siung bawang merah
2 Siung bawang putih
1/2 buah Tomat
garam secukupnya


Cara membuat:
1. Rebus mie dengan garam secukupnya, tiriskan. Tuang ke piring saji, masukan sashimi saus & minyak goreng, aduk hingga tercampur rata. Sisihkan
2. Goreng ikan asin jambal, sisihkan.
3. Haluskan cabe, bawang merah, bawang putih, tomat dan garam.
4. Panaskan wajan, goreng pete hingga setengah matang, masukan cabe yang sudah dihaluskan. Goreng sebentar, angkat.
5. Tuang sambal diatas mie, siap dihidangkan

Selamat mencoba

Mie Keju



Bahan:
1kg Tepung protein tinggi (cakra)
4sdm Tepung Sagu
1sdm Garam
4 butir Telor (agak besar, atau 5 yang kecil)
150ml Air
200gr Keju Cheddar, parut

Cara membuat:
1. Campur tepung terigu, tepung sagu, garam dalam wadah, buat lubang ditengah, sisihkan.
2. Pecahkan telur dalam wadah lain,kocok lepas menggunakan garpu. Tuang kocokan telur dalam lubang pada wadah tepung.
3. Aduk menggunakan tangan hingga tercampur rata.
4. Masukan air sedikit demi sedikit, uleni hingga adonan kalis/elastis (pemakaian air disesuaikan, jika dirasa kurang, dapat ditambahkan melebihi takaran atau jika dirasa cukup, air tidak perlu dihabiskan)
5. Stelah adonan kalis, masukan keju parut, uleni lagi hingga tercampur rata
6. Giling pipih beberapa kali di gilingan, hingga didapat ketebalan sesuai selera.
7. Jika agak lengket, alas/alat gilingan mie dapat ditaburi dengan tepung sagu.
8. Mie siap diolah menjadi aneka makanan.

Rabu, 06 Maret 2013

Rekor Muri NCC - Dekor Doll Cake

23 Februari 2013 kemarin Natural Cooking Club menyelenggaran HMFF yang kesekian kalinya. HMFF itu singkatan dari Home Made Food Fiesta. Acara ini ajang kopi darat semua member milis Natural Cooking Club untuk berkenalan langsung sembari pamer hasil karya masakan masing masing. HMFF ini di selenggarakan hampir setiap tahun.

Kali ini NCC ingin mencetak Rekor Muri untuk pembuatan Barbie Doll terbanyak, serempak dalam waktu 2 jam ada 100 Barbie doll yang selesai dengan 100 dekorator. Yang nantinya hasil dari 100 dekorator akan disusun dan dipajang setinggi 6M.

Saya ambil tema Blossom karena menyesuaikan tema “Colourfull”. Pengerjaan dekor dimulai dari rok barbie, karena garret-frll tertinggal, jadi menggunakan fondant yg ditipiskan dan di buat dempet-bergelombang. Rencananya mau seluruh rok tapi mengingat waktu pengerjaan terbatas, hanya bagian depannya saja. Bagian belakang menggunkan Rose petal, seharusnya dari fondant yg di giling tipis & dicetak di mould (yang ini sintetis, tidak bisa dimakan).





Kata Siapa Gampang?

http://www.yuliamaki.blogspot.com/2012/05/kata-siapa-gampang.html

Memang, lebih mudah ngetawain temen kita yang gabung bisnis MLM lalu bilang "ah kayak sales banget sih, lu, jualan gituan...."
Memang, lebih gampang kita ikut jalur yang sudah pasti-pasti aja, bukan gaji gak pasti seperti di bisnis MLM Oriflame ini.
Memang, kalo kita lagi nolak sales yang nawarin sesuatu sih perasaan biasa2 aja, tapi giliran kita yang nawarin lalu ditolak, sakitnya luar biasa (eh kalo ini sih ditentukan jam terbang sih, lama2 juga biasa aja ^_^)
Memang, menjalani hal yang sudah biasa kita lakuin tiap hari itu lebih enak, daripada kita harus belajar dari nol, menghadapi frustasi dan salah di sana-sini.

MEMANG, karena yang namanya merintis itu penuh PERJUANGAN.

Mesti apa sih kalo pingin gajian dari Oriflame? 
- Mesti TUPO mbak. Mesti rekrut mbak. Mesti ngajarin orang dengan telaten mbak.

Kan Oriflame MAHAL. --> jualannya di pasar yg tepat dong. 
Kan Oriflame membernya udah banyak. --> yg jualan tempe di pasar juga banyak tuh. 
Males deh barangnya suka out of stock. --> skill product knowledegnya ditambah dong jadi bisa juga jualan produk2 yang nggak diskon, tuh, ilmu baru kaan? 
Kadang nyampenya lama. --> kan ada report tracking di web Oriflame yang fasilitasnya lengkap, udah dicek belum? 
Starterkit kok nggak sampe-sampe. --> banyak di jaringan saya yang sudah manager tapi belum pegang starterkitnya malah, so bukan jadi alasan sih... di tiap kantor cabang ada yang namanya Customer Care,  sudah tau belum kalo bisa diurus disini? :)
Memberku mati suri semuanya. --> lah ini abis direkrut kalo dianggurin ya biasanya begini sih, tapi kan disini bukan tergantung siapa2, selama kita maju terus, ketemu kok nanti dengan coreteam2 baru. Sudah diajarin apa aja? Sudah memantaskan diri menjadi leader? Sudah rajin memotivasi? 


Sama kok kayak saya dagang kue.
Belajar bikin patung-patungan dari gula.
Pertama patung bentuk bakso (bulet doang, kekekeke).
Lalu bentuk orang-orangan duduk nyender.
Lalu bentuk robot bisa kayang (boong ding yang ini belom bisa, wakakkaka).

Suami yang ngantor juga, yang gajinya pasti, juga berangkat ama pulangnya ngga pasti.
Kadang-kadang bisa pulang cepet (kalo saya jemput :p), kadang udah keluar kantor teng tapi busway penuh, kereta gangguan sinyal, atau pulang telat karna beli pampers, sate padang, dan barang2 titipan istri dulu, wkwkwkw....

Gaji Oriflame ngga pasti, bisa turun, bisa naik, tergantung performance per bulan.
Ngga papa, walopun bisa turun, yang penting ada kemungkinan bisa naik, asal usahanya juga naik, actionnya juga naik ^_^

Ditolak orang menyakitkan, gapapa, daripada bayar tagihan terasa menyakitkan.

Belajar hal baru itu pusing, bingung, nggak enak. Tapi seiring waktu berjalan, pengalaman bertambah, ilmu bertambah, semua akan jadi menyenangkan.

Iya kalo saya bilang jalanin Oriflame pun nggak MUDAH. Tapi nggak papa, ikhlas jalanin aja, karena kata boss pecel lele Lela Rangga Umara:

"Jangan jadi orang instan yang mau MUDAHnya saja, jadilah orang INTAN yang sukses karena berproses" .


Im completely AGREE!

Kamis, 10 Januari 2013

Pennylane Brownies




Ini adalah one of my best selling cake, silahkan dicoba

Modified by Utami

Bahan:
4 Butir telur
360gr Gula pasir
225gr Minyak goreng
60gr Cokelat bubuk
210gr Terigu
½ sdt Garam
1 sdt Vanili

Topping & Isian: (pilih salah satu)
150gr Kacang Mede (100gr masukan dalam adonan, 50gr taburan/topping)
150gr Kenali/almond slice (100gr masukan dalam adonan, 50gr taburan/topping)
125gr Chocochip (90gr masukan dalam adonan, 35gr taburan/topping)

Cara membuat:
1.       Panaskan oven 180°c
2.       Kocok gula + telur hingga kental mengembang. Masukan vanili, garam, tepung + cokelat bubuk yang sudah diayak secara bertahap, aduk menggunakan spaula hingga rata & tercampur.
3.       Kemudian masukan minyak goreng sambil diaduk perlahan, tambahan bahan isian.
4.       Masukan dalam Loyang brownies, 30x10x4 sebanyak 2 loyang, taburi atasnya dengan sisa topping.
5.       Panggang selama kur-leb 35 menit.

Selasa, 11 Desember 2012

Rose Bakpao



Resep bakpao by Diana Soetjipto
Bahan biang : (campur dan diamkan selama 15 menit)
100 gram tepung terigu
100 gram gula pasir
150 cc air hangat
1 sachet ragi instan


Tambahan bahan lainnya :
300 gram tepung terigu
1 sendok teh baking powder 2 sendok makan mentega putih

Cara membuat Bakpao:

1. siapkan bahan biang
2. masukan bahan tambahan lainnya dan uleni dengan LG selama 15 menit
3. diamkan selama 30 menit
4. kempeskan adonan bagi adonan menurut selera dan diamkan kembali selama 15 menit (ukuran bakpao bervariasi tapi perlu diketahui kalau adonan ini saat dikukus akan mengembang 2x lipatnya)
5. Ambil satu bagian, pipihkan, isi dengan isian,
6. Letakkan di atas kertas roti yg telah diolesi minyak. Lakukan hingga semua adonan habis.
7. kukus bakpao selama 15 menit dan sajikan




Cara Membuat Rose-Bakpao:

A. 1-5 = susunan peletakan adonan yg sudah ditipiskan
B. Letakan isi (chocochip) C. Cara menggulung, arahnya dr A1 ke A5 (ikuti panah)

Note:
  • Setelah tergulung semua (jangan ditekan), potong menjadi 2, pas ditengahnya.
  • Bagian yg terpotong tempel pada kertas roti/alas.
  • Rapihkan & atur kelopak sesuai keinginan

jika Rose ingin terlihat mekar, gilingan adonan agak tebal & lapisannya tidak perlu banyak, 5-6 saja. (saya gunakan 5 adonan, poto atas kanan)
Jika Rose ingin terlihat kuncup (Bud), gilingan adonan agak tipis & lapisannya lebih banyak, lebih bagus. (saya gunakan 7 adonan, poto atas kiri)

Rabu, 03 Oktober 2012

Pak, I LOVE YOU... (yang tak pernah terucap)

Just three simple words but it means sooooooo much...


Saya memang tidak dekat dengan Bapak, entah kenapa, kalo kita berdekatan seperti magnet yang sama kutub-nya, jadi ga pernah bisa nempel...
Bukan hanya sekedar nempel, bahkan saya pernah menyesali kenapa bisa punya Bapak seperti beliau atau dilahirkan menjadi keturunannya. Bapak itu temperamen, tidak membedakan anak laki-laki atau perempuan, cepat+mudah+gampang marah (istilahnya "senggol bacok"), kadang suka kasihan klo liat ibu lagi dimarahin. Bertengkar entah karena kesalahan besar atau kecil, kesalahan ibu sendiri atau bapak yang salah tapi ga mau disalahin, atau ibu yang membela anak-anaknya. Tidak hanya beradu mulut tapi piring terbang & perang antar galaksi sering banget terjadi dirumah..

Mungkin karena dari kecil melihat & merasakan lingkungan tersebut, jadi timbul antipati dengan sikap Bapak. Sayapun yang keras kepala & lebih frontal berbicara, ga jarang kita benar-benar "perang"... tetapi seberapapun kata-kata yang keluar, sumpah-serapah yang meluncur dari mulutnya, Bapak tidak pernah menggunakan tangannya, main fisik.

Pengen banget seperti orang-orang lainnya untuk mengutarakan tiga kata itu, tapi ga bisa keluar, mungkin saya jadi punya self-defense yang tinggi terhadap Bapak.

Ketika bapak sakit, ada rasa luluh dihati. Melupakan & memaklumi bapak atas kelebihan & kekurangan, kata-kata sudah disiapkan, siap meluncur dari rongga mulut, tapi.. terulang lagi hal yang bikin antipati *ibarat mau muntah, ketelen lagi

Hingga akhirnya saya bisa menutarakannya, tepat di telinga Bapak dengan penuh air mata... Bangga karena mengalahkan self-defense? ngga. Karena tubuhnya sudah kaku.....

Pak, I LOVE YOU...


Rabu, 23 Mei 2012

Produk Oriflame Mahal???

Produk Oriflame Mahal???

Bener gak produk Oriflame mahal??

Yuuk coba cek belanja bulananku..

Contoh Daftar Belanja Bulanan:
Sabun batang untuk ayah Rp. 19.200
Shower gel untuk ibu Rp. 30.700
Shower gel anak Rp. 38.400
Pasta gigi Rp. 23.000
Pasta gigi anak Rp. 23.000
Deodorant ibu Rp. 26.800
Deodorant ayah Rp. 26.800
Body spray ibu Rp. 45.400
Lotion ibu Rp. 45.400
Shampo ayah Rp. 33.000
Shampo ibu Rp. 19.200
Sikat gigi ayah / ibu Rp. 15.300
Sikat gigi anak Rp. 19.200
Pembersih wajah ibu Rp. 34.500
Lip gloss ibu Rp. 38.400

Total Rp. 438.300

Memang mahal kalo dibandingkan produk2 yang ada diluaran sana yaa… :p

Tapiiiiiii….. ada tapi nih teman2…

coba renungkan deh pertanyaan dibawah ini?

dan jawab dengan jujur yaaa…

Apakah kalo teman2 misalnya loyal beli produk dari ********, apakah ********bisa kasih hadiah berupa uang bulanan yang ditransfer ke rekening??

Apakah ada brand tertentu diluaran sana yang hanya dengan belanja Rp. 438.300 tiap bulan produknya tapi dalam jangka 6bln, kalo bisa ajak min 130 member aktif akan ada uang min 3-7jt dikembalikan lewat rekening teman2??

Apakah Belanja Rp. 438.300/bulan yang menurut prospek atau member yg banyak hitungan, dianggap besar dan mahal, tapi hanya dengan belanja dan mengajak orang2 untuk berbelanja bisa ngajak jalan2 keluar negri, kasih mobil Honda CRV, ditambah lagi uang 42juta cash ditransfer ke rekening teman2 diluar bonus bulanan dan semuanya itu tanpa di undi

menurut ibuku kami pakai produk ******** dari aku masih bayi mungkin yaa, tapi sampai umurku 37.5tahun tidak ada sesenpun ******** krm kepada kami sebagai pengguna setia produk tsb

Tapi tau gak temen2, aku join Juni 2009 dan hanya dalam 3bulan Oriflame transfer ke rekeningku 3jt rupiah/bln, 5bln kemudian 5.2j/bln, dan 15 bulan kemudian aku ditransfer Rp. 13.222.340/bln.

Selain uang bulanan yang ditransfer, bln Feb 2010 aku nginap 3hari 2 malam di Hotel JW Marriot dan siangnya diberikan kesempatan belajar dengan mengikuti seminar menjadi leader dan pengusaha Oriflame yang baik dan sukses.

Karena belanja bulanan 75BP itu,Insya Allah aku diajak jalan2 ke Bali Jan 2011 dan berhak dapat tiket jalan2 ke Paris…

Kalo hanya dengan belanja 75BP bisa dapat bonus bulanan, jalan2 di dalam & keluar negri, nginap di hotel bintang lima, seminar menjadi entepreneur handal. Apakah belanja produk Oriflame masih bisa dibilang mahal???

bagi saya tidak mahal krn ini adalah bagian dari modal usaha

Sekali lagi, coba deh buat renungan… belanja bulanan=modal usaha

Apakah ada usaha yang modalnya 39.900 + belanja 438.340/bulan (inipun modalnya bisa dicicil tiap bulan) tapi hasilnya puluhan juta??

==

Disalin & diedit sesuai keperluan tanpa mengurangi maksud & konten sharing Asli. *untuk memenuhi 75BP, sekarang 100BP utk Tutup Poin.
(ditulis oleh Evi Dewi Ranti, Gold Director) beberapa tahun yang lalu --> yang dengan keyakinan ini sudah menjadi DIAMOND DIRECTOR dan sedang Qualifiying Senior Diamond Director :)

Senin, 14 Mei 2012

Kenapa saya ikut MLM: Ga sekedar ikutan

"wah... akhirnya ikutan Oriflame juga lu... emang sekarang lagi ngetrend, tukang kue ikut jualan Oriflame"
Bertama gabung di Oriflame langsung disambut dengan welcome greeting, aneh? ngga, tersinggung? ngga, lah wong bener kok, ketika saya bergabung di Oriflame memang sedang banyak teman seperjuangan di bakul kue yang juga gabung di Orflame.

ikutan? 
boleh dong ikutan membuka pintu rezeki lain, boleh dong ikutan punya gaji lain, punya pengalaman lain & ikutan sukses sama-sama. Contoh depan mata, bisa dibilang teman, sahabat, saudara atau apa ya *untuk menggambarkan kedekatan kita Yulia-Maki, bisa di lihat perjuangannya gajian dari ratusan ribu dibulan oktober 2011 hingga 7 digit angka gajiannya di desember 2011 di http://yuliamaki.blogspot.com/2012/03/from-october-to-february.html perjalanannya melesat di Oriflame. Orangnya ada, buktinya ada. jadi, kalau dibilang ikutan, sah-sah aja *ini buktinya yaa..z

sadar diri??
Yang bergabung disini rata-rata sadar diri. maksudnya sadar diri mau maju, sadar diri kalau kita kemampuan, ga perlu nunggu lama-lama untuk menciptakan besar-kecil gaji yang mau diterima, jadi adil ya.. yang MAU rajin, yang MAU gigih ya otomatis gajinya besar;  begitupun sebaliknya. Terus sadar diri untuk nyerahin KTP.. hhhihihii... Dari dulu, kalau lagi main, curhat atau ngerjain kue, Maki ga pernah "cuci otak" *memprospek saya untuk gabung, semua berdasarkan sadar diri untuk bergabungnya. Tapi beragam juga tujuan yang gabung di Oriflame. Ada yang biar dapet murah/harga member kalau beli produknya untuk dipakai sendiri, ada yang sebagian profitnya dari jualan produknya dan ga sedikit yang memang dijadikan sebagai "gaji kedua" bahkan "gaji utama" dengan menjalankan bisnisnya. Semuanya balik lagi ke diri kita sendiri mau menjalankan yang mana dengan besar atau kecil gaji yang diinginkan.

"what you did, is what you get"

Rabu, 02 Mei 2012

Mitos Seputar Bisnis MLM

Berikut FAQ yang sering ditanyain atau ga sempet nanya tapi berkembang di pemikiran sahabat-sahabat semua...

saya ambil dari blog "eyang upline" saya.

semoga ada pencerahan & terjawab sudah "nanya-nanya"nya, jadi ga gentayangan lagi ya... hhihihihi.
*****************************************************************************

http://yuliamaki.blogspot.com/

Ini yang saya ceritain yaaa MLM Oriflame aja yaak, berdasarkan pengalaman 6.5 bulan ini yang alhamdulillah sudah 2x bonus perbulan berkisar 10jt rupiah... ^_^


DIMANFAATIN UPLINE

Sigh.... Nggak ada kok dimanfaatin, disini saling berbagi manfaat :)
Pernah dikritik oleh temen saya, kenapa tidak menceritakan secara gamblang, kenapa "manis-manis"nya aja yang diceritain (soalnya emang manis :p). Oke, menceritakan secara gamblang pun no problem karena nggak ada yang harus ditutup2in kok, bisnis ini fair, ada sistem yang kerja yang jelas, ada pembagian job di masing2 level dengan jelas juga (oh jangan khawatir, nggak ada jobdesk "ongkang2 kaki" di setinggi apapun levelnya :D). Tapi akan ada reward "berbintang 5" kalo kita berhasil mencapai level tertentu.

"Mbak Yulia enak, levelnya sudah tinggi, kan saya baru mulai, nanti poinnya ke mbak Yulia jugaaa..."
Let me try to answer... :)
Saya mulai dari 0 juga. Di tanggal 18 Oktober 2011, saya sendirian. Kemudian orang2 pertama yang bergabung di saat saya masih merintis, tidak lain karena mereka percaya bahwa kami bisa bergandengan tangan berjalan bersama-sama.
Kalopun mikirnya "enak upline"nya. Bisa saja saya gini "ah nggak mau ah, berenti aja, enak mbak Nadia dapet BMW, aku belom dapet..." eh tapi saya nggak gitu lhooo.... :p Kalo mbak Nadia dapet BMW, ya itu HAKnya, hasil KERJA KERASnya dari awal beliau membangun bisnisnya.

Jauh-jauh yaa dari pikiran "enak dia nggak enak di kita..." wah buat saya sejak saya punya gaji 130ribu di bulan pertama, saya ngerasa bahagia banget, karna itu hasil kerja saya sendiri dan team kecil kami :) Saya dapet 130ribu, ketika itu upline saya dapetnya 25 juta, ya nggak papa, ya haknya kok, kan beliau sudah berkecimpung lebih lama daripada saya. Atas dasar apa saya iri atas hak dan hasil kerja keras orang lain?

Itulah yang saya pegang, makanya saya selalu ikhlas lho kerjain Oriflame, nggak ngeliat poin saya akan kemana, yang penting bermanfaat untuk saya dan jaringan, yang kami2 ini juga terbuka pintu rejekinya disini atas bimbingan dari upline dan founder d'BCN :)

DIKEJAR TARGET

Apa yang anda pahami tentang target?
penjualan team anda banyak = penghasilan anda banyak..
Tapi tidak sekedar banyak, disini ada ilmunya supaya bisnis ini berjalan berkelanjutan walaupun setiap bulan poin kembali ke 0. Kalaupun pe-reset-an ke 0 ini merugikan konsultan, kenapa bisa ada mbak Nadia yang dalam 6 tahunan saja bisa bergaji hmmm banyak lah pokoknya, 9 digit banyak yak.
Coba berpikir dari sudut pandang orang yang BISA mencapainya. There must be something. Dan itu adalah cara kerjanya, mentalnya, manajemen waktunya. Itulah pembedanya.

Ketika ada yang baru bergabung, saya akan bertanya, apakah anda ingin sekedar menjadi pemakai (belanja seperlunya) atau penjual (jualan sebanyak mungkin supaya keuntungannya juga besar) atau PELAKU BISNISNYA.

Apa yang didapatkan oleh Pemakai? bisa beli harga lebih murah.
Apa yang didapatkan oleh Penjual? keuntungan sesuai dengan penjualannya.
Apa yang didapatkan oleh PELAKU BISNISnya? Bonus bulanan, cash award, mobil, jalan2 keluar negri.

Sekarang, pilih yang mana?
Beda reward, tentu beda kerjanya :) Ada reward, tentu ada kerjanya.
Dikejar target oleh upline? target apa nih yang dibicarakan? Menjadi pelaku bisnisnya, ada sistem yang harus dijalani supaya lancar jalannya. Ada pekerjaan yang harus dilakukan juga.
Jadi, kalo sudah memutuskan untuk jadi pelaku bisnis, lalu dikasih peta supaya jalannya terukur, untuk bisa dikejar bonus bulanan, mobil gratis, jalan2 keluar negri gratis nggak mau? yaaahhh... :D

Penjual dan Pemakai, nggak akan dikasih target, artinya nggak juga akan mendapatkan reward kalo cuma jalan sendirian dan tidak membangun jaringan seperti pelaku bisnisnya. NRIMO ING PANDUM bahasa belandanya.

HARUS NAWAR-NAWARIN KE ORANG

Saya bakul kue. Penjual kue. Jualan.
Ada 2 juta cara untuk berjualan. Salah satunya nawar-nawarin. Kalo saya nawar2in di web saya www.makicakes.com, tuuh ditawarin kue kalo disitu. Jadi penjualan dan penawaran itu ya memang temennya kan yaa...

Kenapa memang kalo nawar-nawarin? gengsiiiii.... :p nggak mauuu.... :p maluuuu...:p
Bukan nawar-nawarinnya itu yang salah kali yaa, tapi diri kita yang belum mau menerima :)
Bob Sadino yang kuayaaaaaa kayak gitu aja juga jualan sayur kok, wkwkkw, tapinya di Supermarket, kan cuman beda dikit :p

HARUS NYETOK BARANG YANG NGGAK PERLU


- Yang nggak jualan, belanja barang Oriflamenya alihkan aja untuk keperluan bulanan, toh pasti mandi, sampoan. Kalo mau tambahin alat-alat lenong, hihihihihiy, dandan gituuh, ama perawatan, ga ada ruginya kan kalo keliatan cakepan dari biasanyaa :)
- Yang nggak mau aihin belanja bulanan, silahkan jualan. Dikasih waktu 30 hari kok tiap katalognya. Ya dari awal bulan dikerjain, jangan mepet- mepet akhir bulan, dimana-mana SKS itu nggak bagus ^_^
Kalo ada yang nyetok barang yang dianggap "nggak perlu" ya sebaiknya dikonfirmasi saja yaa kepada ybs kenapa begitu, dan tidak meng-generalisir seakan-akan semua konsultan Oriflame itu seperti itu :)

SUSAH NAIK LEVEL

Apa kira-kira yang salah?
Di d'BCN panduannya sama, bukunya sama, training juga menyeluruh ke semuanya.
Perlu direview yaa.
-Training online sudah rajin hadir dan aktif berdiskusi?
-Sekali-kali mau sempetin dateng training offline?
-Kerjain Oriflamenya sudah dari awal bulan sampai akhir bulan?
-Sudah punya tujuan join Oriflame buat apa?
-Sudah pingiiiiiinnnn banget belum mencapai tujuan itu?
-Rajin colek uplinenya?
-Sudah berbinar-binar kayak Spongebob?
-Sudah sempetin baca-baca buku motivasi? (Ippho dan Rangga bukunya bagusss banget walopun mereka bukan pelaku MLM)
-Sudah yakin pada diri sendiri atau selalu ragu-ragu?
-Sudah memantaskan diri?
-Sudah saling support dengan teamnya? 
Kira-kira kayak gitu yaaa... :)

Banyak pelajaran di setengah tahun ini. Amati, Tiru, Modifikasi. Selalu belajar dan belajar.
Ini bukan undian berhadiah. Ini bukan untung-untungan.
Saya percaya setiap keberhasilan harus ditebus dengan tekad yang kuat dan kerja yang nyata.

Saya pernah kerja kantoran, berbisnis sendiri jualan kue dan menjalankan MLM Oriflame via d'BC Network ini.
Mana yang paling enak? Semua ada plus dan minusnya.
Tapi untuk saya yang memilih sebagian besar waktu untuk di rumah, pun tidak lulus Sarjana, anak sudah 2, saya menikmati kesempatan untuk bisa berkarir di Oriflame :) Saya menikmati berkenalan dengan orang-orang baru, jalan untuk bertemu dengan mereka, dan menikmati penghasilan yang beranjak naik apabila saya bisa membantu menaikkan penghasilan orang lain di team saya.

Saling berbagi manfaat... :)

Sukses selalu untuk kita semua!


Yulia Riani
Qualifiying Senior Gold Director Oriflame (love my new signature ^_^)

Selasa, 17 April 2012

LBT Kopdar Akbar 1 (Pertama)

Perjalanan menuju Kopdar, mengarungzi jalanan di pagi-pagi buta, gelap-gulita diantaer Ayah tercinta ke Shelter travel tujuan cipaganti di ITC BSD. Ambil booking tiket trus cari sarapan di restoran cepat saji terdekat untuk dimakan diperjalanan. Pukul 6.00am, travel segera meluncur melewati jalanan sabtu pagi yang dingin habis diguyur hujan, sendirian... rasanya agak aneh.. biasanya minimal ditemenin Ayah walau bocil-bocil ga ikut.

kenapa sendirian, karena nanti sore Ayah tugas negara. Kenapa Fardan-Farrel ga ikut? soalnya cuma 1 hari & PP, takut kecapean. Terus sama siapa donk, Alhamdulillah ada Nenek yang sehat untuk sebentar jagain dirumah..

Jam 8.00 sampe di Bandung, sendirian cuma pegang GPS & HP *jaman dah canggih, bukan peta lagi & dibantu informan handal terpercaya by phone, Abang. hhhehehe.. sampailah jam 9 kurang dikit di TKP.

kita bercerita dengan foto yuuuuk... ini dia....

 
Let's Get Baking Together atau disingkat LBT adalah suatu group online yang menwadahi dan mengajak untuk semua Facebook-ers yang menyukai dan memiliki kesamaan hobby dalam dunia baking. Media utama yang digunakan adalah Facebook. LBT juga sudah terdaftar di Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual Republik Indonesia.


LBT Mengadakan challenge even  setiap bulannya, yaitu setiap anggota LBT wajib membuat tantangan atau PR yang diberikan oleh pihak Admin/Host LBT berupa suatu produk yag dibuat dengan cara dipanggang (baked product), seperti macam-macam kue, roti, snack, dll yang termasuk dalam kategori baking.
 
 
Kopdar dibuat di Restoran Alas Daun, Bandung. Pertama kali datang, peserta diwajibkan registrasi di depan pintu masuk, untuk mendapatkan name-tag, pin LBT dan souvenir.

Diatas adalah foto 3 (tiga) dara perwakilan dari founder & "petugas" LBT, formasinyanya masih kurang lengkap karena berhalangan hadir, yaitu mba Dida Rachmadia (mojokerto) dan mba Diah Raki (Thailand).

Nah, kalau yang ini mba Ricke dengan Chef Yadi yang sedang mendemokan Chocolate Decorating. Mulai dari bikin "pemanis hiasan" untuk cake, seperti kipas, black/white choco, coklat pagar, dll. Termasuk pengenalan macam-macam coklat, cara melelehkan dan tingkat kekentalan yang digunakan, plus alat wajib, alat sederhana yang digunakan, yang bisa menghasilakn dekorasi bagusssss.

saatnya makaaaaaaaaaaaaaaaaaannn..... Nah, ini dia bintang tamunya, kenapa disebut "Alas Daun", karena Lembaran daun pisang dijadikan "piring", alas makan yang diletakan di meja, kemudian baru deh nasinya dicetak diatasnya... *nasi anget ngebul-ngebul

Ini dia menu yang menarik perhatian di meja, Kentang iris garing. Klo ngobrol sama Fardan-Farrel, bahasanya hao ce, artinya nikmaaaaattt enaaaaaakkk

Sambil nunggu nasinya "turun" dan istirahat sejenak sekalian sholat, saatnya bagi-bagi dorprize.. ini dorprize yang dibagi-bagikan. ngarep buku tapi ga dapet.
Ga apalah, tapi dapat coklat Austria saat jawab pertanyaan kuis & cetakan coklat saat dorprize *ppsst.... coklatnya barter sama payung & handuknya Bu Maryam Kalangi... hhihiihhhi... makasih ya bu, soale dirunah ga ada payung.

Berhubung bergantung pada travel, akhirnya ga bisa full ikutan tour sama jeung Dyna, Bu Maryam & Mba Wati, ga bisa nyari bakso pinggiran sama bu Maryam & nyobain Mie Kocok.. huhuuhu...

Akhirnya smp juga di travel agent, ternyala delay 1 jam... huaaaaa.... ngapain yak?? batre HP abis, nunggu masih sepi, ke Mall takut ga inget waktu jadi kita cari makan aja & pesan Martabak untuk dirumah *kalo bronis dah pada bosen, dah imun kayaknya... wkkkwkkwk..

Berhubung hari ini meninggalkan Farrel& Nenek seharian yang hari ini Ultah ke 2 & 70, semoga martabak ini bisa jadi "pemanis" syarat tiup lilin & berdoa.
Alhamdulillah belum pada tidur, eh.. ternyata nungguin Bundanya pulang... hhihihiii... LOVE THEM more.. more... more..
intermezzo
kalau yang ini, spesial thanks to teh Vivi ya.. pesenanku dibawain, makanan bin cemilan diet.. plus dapet bonus juga, jd double deh..